Terasa Nyeri Dada Tengah? 7 Hal Ini Bisa Jadi Penyebabnya


Mengalami nyeri dada tengah bisa mengindikasikan adanya sinyal tubuh. Bisa jadi indikasi tubuh tidak fit atau gangguan kesehatan lain yang berkaitan dengan organ, jaringan, saraf dan tulang pada area tersebut.

Kebanyakan orang khawatir kondisi nyeri dada tengah berhubungan dengan jantung. Namun hal ini tidak selalu demikian, karena beberapa organ vital yang ada di lokasi tersebut di antaranya adalah paru-paru, lambung, hati dan juga jantung. Selain itu, dada juga masih berhubungan dengan sistem pernafasan atau pencernaan.

Ada beberapa penyebab kenapa seseorang bisa mengalami nyeri dada di bagian tengah. Agar tidak mudah menduga-duga sendiri, mari mempelajari beberapa probabilitas faktor terjadinya sakit pada area tersebut.

Nyeri dada tengah karena asam lambung

Gangguan asam lambung atau GERD, merupakan faktor yang paling sering menyebabkan sakit di dada bagian tengah. Hal ini karena lonjakan asam lambung yang kembali ke kerongkongan dan menyebabkan rasa terbakar,

Beberapa keluhan yang mungkin terjadi adalah rasa nyeri di ulu hati, nyeri di dada tengah, sesak nafas, sakit tenggorokan, bahkan bisa mempengaruhi kondisi kesehatan mulut dan gigi. Penderita GERD atau asam lambung bila sedang kambuh, perlu melakukan terapi pola makan, istirahat dan mengonsumsi obat yang sudah diresepkan oleh dokter.

Nyeri dada tidak selalu muncul. GERD adalah salah satu penyakit akibat gaya hidup yang umum, tapi juga bisa berisiko tinggi. Asal telaten dan sabar untuk memperbaiki gaya hidup, menghindari pantangan, konsumsi obat dan istirahat cukup, keluhan ini bisa berkurang atau bahkan hilang.

Serangan jantung atau angina

ilustrasi angina
Sumber gambar

Nyeri dada di posisi ini dapat juga terjadi karena gangguan pada jantung. Di antaranya angin duduk atau angina dan serangan jantung akibat gangguan pada pembuluh darah di jantung. Kondisi ini bisa terjadi secara tiba-tiba atau beberapa dengan gejala.

Sangat perlu mengetahui tindakan pertolongan pertama pada mereka yang mengalami serangan jantung atau angin duduk seperti ini. Namun bila tidak, ketika serangan terjadi, pasien harus segera mendapatkan pertolongan medis ke rumah sakit.

Adanya peradangan organ

Kondisi sakit pada dada di bagian tengah, dapat terjadi karena terjadi peradangan. Di antaranya adalah pada jantung. Kemungkinan penyebabnya adalah infeksi dari bakteri sehingga menyebabkan rasa nyeri di dada. Selain itu, dapat juga terjadi akibat adanya virus.
Pasien dengan kondisi peradangan organ, perlu mendapatkan penanganan yang tepat dan pengawasan dari dokter.

Nyeri dada tengah karena permasalahan paru

ilustrasi masalah paru
Sumber gambar

Ada beberapa jenis penyakit paru yang bisa menimbulkan rasa sakit di dada. Di antaranya adalah emboli paru dan pneumonia. Bagi yang belum mengetahui, emboli paru merupakan kondisi di mana terjadi pembekuan darah di vena yang menuju ke pembuluh darah paru-paru.

Tergolong sebagai kondisi yang serius dan berisiko tinggi, sebab menyebabkan nyeri dada serta sesak nafas. Sekilas, gejalanya akan seperti serangan jantung. Sedangkan Pneumonia adalah radang pada organ paru yang bisa terjadi karena adanya infeksi. Karakter nyeri pneumonia terasa cukup tajam di dada, terutama ketika menarik nafas.

Meski bisa terjadi dalam kondisi ringan, namun pada skala berat bisa menyebabkan terjadinya demam, batuk darah dan meriang.

Kondisi panik

Nyeri dada bisa menjadi salah satu ciri dari panic attack atau serangan panik. Meski demikian, tidak menjadi gejala yang spesifik atau bertahan lama. Kecuali pasien memang memiliki bawaan medis yang berkaitan dengan area dada. Gejala sakit di dada ini bisa hilang dalam waktu yang singkat.

Adanya kondisi kanker atau tumor di dada

ilustrasi ada kanker di dada
Sumber gambar

Meski minor terjadi, namun kanker atau tumor di bagian tubuh bagian tengah dada bisa juga berkaitan. Misalnya saat terjadi tumor atau kanker payudara. Keluhan yang terjadi selain pada jaringan, juga bisa merembet ke area tengah dada.

BACA JUGA: Penting Diketahui, Begini Hb Normal Ibu Hamil

Penyakit kanker payudara yang sudah menyebar juga bisa membebani paru-paru, sehingga menyebabkan penderitanya bisa mengalami gangguan seperti batuk dan sesak yang membuat area tengah dada ikut kurang nyaman.

Gangguan atau kesalahan posisi

Posisi tidur, olahraga atau trauma pada lokasi akibat serangan, juga bisa menyebabkan adanya rasa nyeri pada dada bagian tengah. Misalnya tidur menghadap satu sisi terlalu lama, cedera ketika menggerakkan tubuh dan lengan, atau ada pukulan maupun tekanan di area tersebut.

Bila mengalami hal ini, perhatikan frekuensi dan intensitas terjadinya. Bila nyeri datang berulang dalam 1 jam, segera hubungi medis atau pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan dan diagnosa yang sesuai.

BACA JUGA: Nyeri Dada, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Nyeri dada bagian tengah memang dapat mengganggu dan membuat kita risau. Meski demikian, tetap tenang dan lakukan pemeriksaan ke dokter untuk memastikan kondisinya. Bila kondisi ini merujuk pada penyakit tertentu, ikuti saran dan resep dokter guna mencegah perburukan kondisi.

Seringkali nyeri dada tengah adalah tanda dari kondisi yang kronis. Penegakkan diagnosis pun tak cukup dari gejala, melainkan juga membutuhkan pemeriksaan EKG, ECG, enzim jantung, treadmill, hingga endoskopi. Kunjungi GSI Lab dan lakukan medical check up secara lengkap. Pemeriksaan secara berkala dan komprehensif sedini mungkin akan menghindarkan Anda dari serangan penyakit kronis. Dengan mencegah penyakit kronis, Anda telah terhindar dari penyebab kematian nomor satu di dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *