10 Gejala Hepatitis Akut yang Perlu Anda Waspadai


Bagi masyarakat dunia, khususnya warga Indonesia, penyakit hepatitis merupakan salah satu dari sekian banyak jenis gangguan kesehatan yang harus mendapatkan kewaspadaan tinggi. Pasalnya, sejak pertama kali menginvasi kesehatan seseorang, gejala hepatitis akut kadang kala tak terlihat secara nyata. Itulah mengapa begitu banyak orang terlambat mendeteksi dan mendapatkan perawatan terbaik ketika mengalami masalah hepatitis ini.

Yang biasa saja sudah tidak terdeteksi, tahu-tahu sudah menjadi gejala hepatitis akut. Mulai waspada sejak dini untuk mengetahui infeksi penyakit ini. Simak artikel berikut ini untuk mengenal lebih dekat tentang apa dan bagaimana gejala hepatitis akut terjadi pada manusia.

Pengertian hepatitis akut dalam dunia kedokteran

ilustrasi pengertian hepatitis akut
Sumber gambar

Meski sudah menjadi penyakit yang umum terjadi di masyarakat, gejala hepatitis akut bukan sesuatu yang bisa diremehkan. Hepatitis sendiri merupakan penyakit peradangan dan kelainan pada organ hati yang menyebabkan tidak maksimalnya fungsi hati. Melihat dari periode waktu terjadinya peradangan, ada dua jenis hepatitis yang bisa kita ketahui, yaitu gejala hepatitis akut dan hepatitis kronis.

Secara umum, penggunaan istilah hepatitis akut adalah untuk gangguan fungsi hati yang bisa sembuh sembuh dalam waktu kurang dari 6 bulan. Berbeda halnya bila peradangan terjadi dalam waktu yang lebih lama sehingga termasuk dalam hepatitis kronis. Pada tahap ini, seseorang bisa mengalami penyakit-penyakit turunan atau komplikasi, seperti sirosis, kanker hati, gagal hati, hingga yang paling parah adalah kematian.

Wajib kita waspadai, ketahui penyebab dan cara penularan gejala hepatitis akut

ilustrasi cara penularan hepatitis
Sumber gambar

Seperti kebanyakan penyakit lainnya, gejala hepatitis akut umumnya merupakan tanda serangan atau infeksi virus. Namun untuk mengenal lebih dekat, ketahui secara detail tentang apa saja penyebab dan cara penularan gejala hepatitis akut.

Infeksi virus hepatitis

Gejala hepatitis akut bisa disebabkan oleh infeksi virus. Nah, biang penyakit ini terbagi dalam lima nama berbeda, yaitu virus hepatitis A, B, C, D, dan E. Dari hepatitis A hingga E, semuanya bisa menyebabkan gejala hepatitis akut. Tetapi harus dicatat, hanya Hepatitis A dan E yang bisa disembuhkan secara total dalam waktu kurang dari 6 bulan. Sementara untuk virus-virus lainnya, yaitu Hepatitis B, C, dan D kemungkinan bisa berkembang menjadi hepatitis kronis, yang bisa berujung pada terjadinya serangan-serangan komplikasi.

Gaya hidup yang tidak sehat, terutama alkohol

Tak hanya gara-gara virus, seseorang bisa mengalami gejala hepatitis akut sebagai akibat dari perbuatannya sendiri. Gaya hidup yang tidak sehat, yaitu minum-minuman keras hingga mengalami kecanduan alkohol bisa menimbulkan kondisi yang disebut sebagai Hepatitis Alkoholik.

Gejala hepatitis akut yang terjadi sebagai akibat dari Hepatitis Alkoholik adalah mual, tidak enak badan, serta demam ringan. Selain itu, dengan terjadinya peradangan akibat minuman beralkohol ini bisa mengakibatkan gangguan yang lebih berbahaya, yaitu sirosis. Satu-satunya harapan untuk sembuh adalah bisa menghentikan pengaruh alkohol tersebut dan mulai menjalani hidup sehat.

Konsumsi obat-obatan

Ternyata gejala hepatitis akut juga bisa merupakan akibat dari penggunaan atau konsumsi obat-obatan tertentu dalam dosis yang tidak teratur. Akibat berlebihan, peradangan pun terjadi pada organ hati. Beberapa jenis obat yang wajib Anda waspadai penggunaannya agar tidak sampai mengakibatkan gejala hepatitis akut adalah paracetamol, aspirin, obat golongan sulfa, serta obat-obatan herbal. Dalam kasus yang parah, seorang yang mengalami gejala hepatitis akut karena obat-obatan bisa terserang gagal hati.

Adanya perlemakan hati

Sangat perhatikan berat badan Anda. Pasalnya, obesitas bisa mengakibatkan penumpukan lemak di organ hati. Kondisi yang disebut sebagai non-alcoholic steatosis hepatitis ini bisa mengakibatkan terjadinya peradangan serta mengganggu kinerja hati. Dengan melakukan diet untuk menurunkan berat badan, perlemakan hati ini bisa Anda jauhi.

Respon autoimun

Gejala hepatitis akut juga bisa terjadi sebagai akibat dari respon autoimun. Suatu kondisi di mana sistem imun tubuh yang menyerang dan merusak sel dan jaringan tubuh sendiri, di mana di dunia medis, disebut sebagai hepatitis autoimun.

Penyebab hepatitis akut misterius

Selain berbagai gejala hepatitis akut di atas, saat ini mulai muncul dugaan bahwa adenovirus tipe 41 dan SARS-CoV-2 yang merupakan pembawa COVID-19 bisa menyebabkan ‘hepatitis akut misterius’ di mana kebanyakan penderitanya adalah balita dan anak-anak. Termasuk sebagai hepatitis akut misterius karena penyebabnya bukanlah virus hepatitis yang umum diketahui masyarakat, yaitu hepatitis A, B, C, D, dan E.

Harus waspada ketika mengalami gejala hepatitis akut berikut ini

ilustrasi mengatasi hepatitis
Sumber gambar

Seperti yang tersebut di atas, gejala hepatitis akut kadang tidak terlihat sama sekali. Inilah mengapa penderita dengan gangguan fungsi hati sulit mendeteksi adanya perubahan kesehatan mereka. Tetapi sebaiknya Anda semakin waspada ketika mulai menemui beberapa tanda-tanda seperti di bawah ini, yaitu:

  • Badan yang terasa demam.
  • Mengalami kelelahan.
  • Tidak enak badan.
  • Mengalami penurunan pada nafsu makan.
  • Muntah.
  • Sakit perut.
  • Diare.
  • Terjangkit penyakit kuning.
  • Urine berwarna lebih gelap.
  • Feses berwarna pucat.

Karena sering muncul tanpa tanda-tanda, gejala hepatitis akut bisa berkembang dengan mudah menjadi hepatitis kronis. Karena itu, perlu kewaspadaan tinggi serta check-up kesehatan untuk mengetahui kondisi terbaru dari tubuh Anda. Tentunya hal ini penting untuk mendeteksi dan mencegah hepatitis sedini mungkin.

Bila gejala hepatitis akut dibiarkan begitu saja, seseorang bisa memasuki tahap hepatitis kronis yang bisa merusak hati dan menimbulkan kerugian-kerugian lain, seperti pembengkakan perut, nyeri otot, penurunan berat badan, badan yang mudah memar, pendarahan, sampai kehilangan kesadaran.

Salah satu pencegahan untuk gejala hepatitis akut adalah vaksin hepatitis. Di Indonesia saat ini tersedia vaksin hepatitis A dan vaksin hepatitis B. Selain itu, mulailah memiliki gaya hidup yang lebih sehat. Rajin berolahraga, menyantap makanan yang bergizi dan bersih, hindari minuman-minuman beralkohol, penggunaan obat-obatan terlarang, hingga penularan melalui hubungan intim.

BACA JUGA: Pentingnya Vaksin Pneumonia untuk Cegah Infeksi Paru

Jangan lupa, selalu periksakan kondisi kesehatan Anda. Terutama ketika merasakan gangguan yang tidak wajar pada tubuh. Segera kunjungi dan konsultasikan kesehatan untuk pemeriksaan secara menyeluruh demi pencegahan yang lebih dini dan lebih baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *