Kenali Ciri Kanker Paru Sejak Stadium Awal


Batuk yang kontinyu bisa jadi ciri kanker paru atau gejala awal. Oleh karena itu bila batuk tidak sembuh dalam satu bulan, sebaiknya mulai memeriksakan diri secara intensif.

Kanker paru adalah kondisi di mana ada jaringan kanker yang berkembang di organ paru-paru kita. Hal ini kemungkinan juga adalah kondisi perburukan bila memiliki kebiasaan tertentu yang kurang sehat bagi sistem pernafasan, atau penyakit lain sebelumnya.

Sangat perlu untuk mengenali gejala dan penyakit ini, sebab di antara semua jenis kanker, kanker paru adalah penyebab kematian tertinggi di dunia menurut WHO. Hal ini karena kebanyakan kanker paru baru benar-benar terdeteksi atau diperiksakan saat kondisinya sudah parah.

Ada beberapa tanda yang bisa kita kenali dari kanker paru-paru ini. Mari kita bahas bersama-sama di bawah ini.

Ciri kanker paru adalah batuk

ilustrasi batuk
Sumber gambar

Batuk tak selalu kanker paru-paru, tapi bisa menjadi salah satu gejala dan ciri dari adanya penyakit tersebut. Utamanya bila batuk terdengar sudah tidak wajar, berat dan tidak kunjung sembuh dalam periode waktu yang sangat lama.

Bila dalam 2 minggu saja batuk tidak hilang, segera periksakan kondisi kita. Sedangkan bila dalam 1 bulan tidak sembuh, tidak ada salahnya segera menghubungi dokter spesialis. Hal ini untuk mendeteksi secara dini adanya potensi penyakit berat pada organ dalam.

Adanya rasa sesak nafas

Ciri berikutnya adalah sesak nafas. Hal ini kemungkinan terjadi karena adanya penumpukan cairan pada organ paru-paru. Di mana penumpukan tersebut merupakan efek dari perkembangan sel kanker.

Akibatnya, pasien bisa merasakan sesak nafas yang cukup panjang atau harus bertumpu di posisi tertentu agar tidak ngos-ngosan. Hal ini akan berdampak pada kemampuan pasien untuk berjalan pada jarak tertentu karena bisa menyebabkan rasa terengah atau sesak nafas.

Ciri kanker paru berupa batuk berdarah

Batuk berdarah terjadi karena adanya pendarahan di dalam yang keluar bersamaan dengan dahak. Bila hal ini terjadi, sebaiknya segerakan pergi ke IGD atau faskes terdekat. Meski tidak selalu menjadi indikasi adanya kanker pada paru-paru, namun sebaiknya tidak menunda pemeriksaan.

Muncul nyeri dada

ilustrasi nyeri dada
Sumber gambar

Nyeri dada bisa mengindikasikan dua hal, sakit jantung atau sakit paru-paru. Pada kondisi kanker paru atau permasalahan pada organ ini, rasa sakit muncul saat kita menarik nafas, tertawa atau batuk.

Rasa nyeri pada ciri kanker paru bisa muncul dengan durasi yang lama. Tapi pada beberapa kasus, kemunculannya bisa hanya timbul dan hilang dengan sendirinya.

Nafas yang berbunyi (mengi)

Wheezing atau mengi, adalah bunyi yang bisa terdengar cukup jelas saat kita bernafas. Kita bisa mengalami ini setelah tertawa cukup keras dan lama, tapi akan hilang dengan sendirinya. Bisa juga muncul ketika asma kambuh atau mengalami alergi. Namun agak berbeda dengan ketika kita mengalami kanker paru-paru.

Bunyi mengi ini bisa muncul kapanpun saat penderitanya bernafas. Selain itu, ketika dokter memeriksa paru-paru, juga bisa mendengar wheezing ini di dalam.

Sulit tidur dan penurunan berat badan drastis

Karena kondisi pernafasan yang tidak lancar dan kurang nyaman, sering mengganggu jam tidur dari orang yang mengalami kanker paru. Namun hal ini akan sulit terdeteksi bila orang tersebut sering begadang.

Ciri lain yang bisa kelihatan adalah bagaimana terjadi penurunan berat badan yang drastis. Frekuensi batuk yang intens dan beberapa gejala di atas, bisa menyebabkan berat badan turun sangat signifikan.

Faktor risiko munculnya ciri kanker paru

ilustrasi kesehatan paru
Sumber gambar

Orang yang memiliki risiko kanker paru paling tinggi adalah perokok dan mereka yang kerap berada di lingkungan berasap atau berpolutan. Seperti terpapar polusi asbes dan terpapar gas radon. Sebab pencemaran udara juga memperberat kinerja paru-paru.

Selain itu, mereka yang sering begadang, terkena penyakit paru sebelumnya atau memiliki faktor keturunan, juga dapat memiliki faktor risiko yang sama.

Di samping itu, salah satu faktor yang bisa memicu tapi jarang orang sadari adalah stres akibat memendam amarah atau perasaan terlalu lama. Hal ini juga bisa memicu beragam gangguan kesehatan, salah satunya adalah kanker paru-paru.

BACA JUGA: Salah Satu Pemicu Kanker Paru-paru adalah Begadang, Ini Faktanya

Dari paparan di atas, kita menyadari bahwa paru-paru sehat dan nafas yang lega adalah karunia luar biasa. Selagi sehat, kita masih sering mengabaikan nikmat ini. Mari kita jaga pola hidup dan kesehatan agar bisa bahagia senantiasa dan menikmati semua momen penting bersama orang terkasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *