Prostat itu Penyakit Apa? Laki-laki Wajib Tahu


Bila mengetahui prostat itu penyakit apa, sebagai pria mungkin akan lebih memiliki kesadaran untuk hidup sehat. Sebab hal ini juga berhubungan dengan aset vital dan kesehatan di masa mendatang.

Ya, penyakit prostat memang umumnya terjadi pada pria dewasa memasuki usia 50 tahun. Meski demikian, kebanyakan faktor penyebab penyakit ini juga terpengaruh oleh kebiasaan di masa muda. Seperti merokok, infeksi bakteri, makanan hingga penyakit menular seksual. Kini, kemungkinan akan pria yang lebih muda untuk mengalami gangguan prostat sudah mulai tumbuh.

Lebih banyak lagi akan kita bahas seputar penyakit ini pada ulasan di bawah. Mari simak lebih lanjut.

Prostat itu penyakit apa?

ilustrasi penyakit prostat
Sumber gambar

Pada dasarnya, prostat bukanlah penyakit. Melainkan sebuah kelenjar yang fungsinya memproduksi cairan untuk melindungi dan memberikan kesuburan pada sperma. Selain itu prostat juga membungkus saluran kemih.

Ukuran prostat sebesar kenari, kemudian bisa semakin berkembang saat usia pria tersebut bertambah. Meski begitu, bila ukurannya terlalu besar malah bisa menimbulkan masalah kesehatan. Penyakit prostat adalah gangguan yang terjadi pada kelenjar ini. Namun jenis dan penyebab penyakit pada prostat pun berbeda-beda. Hal ini akan kita bahas pada poin berikutnya.

Faktor risiko dan penyebab penyakit

Penting untuk mengetahui faktor risiko terjadinya penyakit prostat ini. Bila seorang pria tidak memiliki riwayat kesehatan tersebut dalam keluarganya, maka ada potensi risiko kondisi ini menyerang pada usia >50 tahun. Namun bila memiliki riwayat keluarga yang terkena masalah prostat, maka potensinya bisa lebih cepat. Yaitu pada usia >40 tahun.

Risiko ini juga bisa lebih meningkat ketika seorang pria memiliki gaya hidup yang kurang sehat. Seperti makanan instan, berkolesterol, kurang olahraga rutin, merokok dan begadang.

Jenis gangguan prostat itu penyakit apa?

ilustrasi gangguan prostat
Sumber gambar

Ada beragam gangguan prostat yang bisa terjadi pada seseorang. Faktor penentunya adalah penyebab yang paling sering menjadi kecenderungan gaya hidupnya. Kali ini kita akan membahas beberapa gangguan prostat yang paling sering muncul.

Peradangan prostat

Prostatis atau pembengkakan pada kelenjar prostat, merupakan gangguan yang bahkan bisa muncul pada usia 30 sampai 50 tahun. Gangguan ini dapat muncul karena adanya paparan dan infeksi bakteri. Misalnya karena buang air kecil di tempat umum, atau toilet umum yang tidak higienis. Selain itu juga bisa terjadi karena adanya penyakit menular seksual. Jenis bakteri yang bisa menyebabkan kondisi ini adalah escherichia coli, streptokokkus, psuedomonas, klebsiella, entrobakteri dan stafilokokkus.

Pembesaran prostat jinak (Benign Prostatic Hyperplastia)

Salah satu gangguan prostat yang masih belum banyak diketahui penyebabnya. Pembesaran ini terjadi dan dapat mendesak area saluran kemih, sehingga sering membuat penderitanya kencing di malam hari, namun juga agak terhambat saat buang air kecil. Kemudian meninggalkan rasa anyang-anyangan atau seperti masih ingin kencing.

Kanker prostat itu penyakit apa?

Jenis penyakit yang paling berat di antara berbagai gangguan kelenjar ini. Hal ini bisa muncul akibat adanya perubahan DNA dan perkembangan jaringan yang abnormal pada prostat. Penyebab utamanya tidak banyak diketahui, namun faktor risikonya adalah apabila memiliki riwayat keluarga yang pernah terkena kanker ini. Selain itu, faktor kegemukan dan gaya hidup kurang sehat bisa menyebabkan terjadinya kanker prostat.

Cara melakukan screening mandiri dengan kenali gejala

ilustrasi screening untuk prostat
Sumber gambar

Ada beberapa cara mengenali gangguan pada prostat untuk berikutnya kita periksakan ke dokter. Beberapa gejala awal mungkin terkesan sebagai kejadian biasa, tapi sebaiknya perhatikan frekuensinya. Di antaranya adalah:

  • Frekuensi buang air kecil yang intens atau ada gangguan saat buang air kecil. Selain itu, ketika setelah kencing menimbulkan rasa yang kurang nyaman.
  • Muncul pendarahan pada urin.
  • Waktu buang air kecil sering terjadi di malam hari.
  • Rasa nyeri perut atau pada punggung bagian bawah.

Bila kondisi ini muncul, jangan tunggu hingga terjadi demam atau sejenisnya. Konsumsi air putih hangat secukupnya dan segera jadwalkan untuk berkonsultasi dengan dokter di fasilitas kesehatan terdekat.

Cara mencegah terjadinya gangguan prostat

Mencegah lebih baik daripada membiayai pengobatan atau mengobati. Kabar baiknya, ada banyak cara untuk bisa mencegah penyakit yang satu ini. Salah satu kunci utamanya adalah melakukan gaya hidup bersih dan sehat.

Gaya hidup bersih sangat perlu untuk bisa mencegah paparan bakteri. Berdekatan dengan alat vital dan saluran pengeluaran, membuat prostat rentan akan infeksi. Oleh karena itu, sebaiknya tidak melakukan seks bebas dan menjaga kebersihan saat akan menggunakan toilet umum atau buang air.

Selain itu, menjaga bobot tubuh ideal dengan cara menata pola makan, istirahat dan olahraga adalah hal yang penting. Dengan cara ini, kita bisa menghindari terjadinya tekanan, peradangan dan risiko kanker pada prostat. Tak hanya itu, kebiasaan rutin dan sehat ini bisa menjaga kesehatan diri secara holistik.

Gangguan prostat bukan penyakit yang bisa sembuh dengan sendirinya. Perlu adanya perawatan dengan pengawasan dari dokter, serta perubahan gaya hidup untuk bisa pulih seperti sedia kala.

BACA JUGA: Akibat Menahan Kencing Saat Pandemi? Waspada Penyakit Lain

Cegah sebelum terjadi, periksakan sebelum terlambat. Semoga selalu sehat agar bisa menikmati hari-hari dengan produktif dan bahagia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *