Nilai CT Pada PCR Covid 19, Apa Artinya?


 

Nilai CT pada PCR Covid 19 biasanya tercantum dalam hasil pemeriksaan PCR dan swab.

Hingga saat ini pemeriksaan paling valid dan akurat untuk mengetahui Anda terinfeksi Covid atau tidak adalah Reverse Transcription-Polymerase Chain Reaction atau RT-PCR.

Tes ini menguji sampel cairan dari hidung maupun tenggorokan. Hasil tes ini menunjukkan negatif atau positif.

Pada PCR, walau pasien yang sudah positif namun tidak bergejala, masih bisa terdeteksi.

Selain itu juga pada hasil PCR juga memuat angka CT. Nilai CT pada PCR Covid 19 ini konon memiliki makna tersendiri.

Untuk kisaran nilai CT ini bergantung pada masing-masing laboratorium dengan kisaran ambang yang berbeda. Angka ini berkisar antara 35-45.

Arti Nilai CT Pada PCR Covid 19

Nilai CT menunjukkan perkiraan atau estimasi jumlah virus yang terkandung dalam sampel. Selain itu nilai CT pada PCR Covid 19 bermanfaat bagi dokter. Nilai tersebut akan dokter gunakan sebagai tambahan informasi untuk membantu dokter membuat keputusan terkait penanganan dan pengobatan pada Anda yang memiliki hasil PCR yang positif.

Pada intinya nilai CT tidak menentukan kesembuhan pasien Covid 19. Jadi tinggi rendahnya nilai CT ini bukanlah patokan atau penentu jumlah virus. Hanya memperkirakan jumlah kualitatif virus yang menempel pada alat swab.

Nilai Cycle Threshold ini bukan menjadi tolok ukur kesembuhan atau juga bukan penentu bisa tidaknya Anda menularkan penyakit ini.

Ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi nilai. Faktor tersebut antara lain cara pengambilan sampel, jumlah virus dalam sampel, metode pengolahan yang digunakan dan alat PCR yang digunakan untuk pemeriksaan. Dengan faktor-faktor tersebut, bisa menghasilkan nilai CT yang berbeda.

Selama positif terinfeksi Covid 19, baik bergejala atau tidak bergejala, maka harus melakukan isolasi mandiri selama 14 hari. Tujuan isolasi mandiri ini agar virus yang ada tidak menular kepada orang lain atau Anda tidak menularkannya.

Untuk menentukan tingkat keparahan seseorang yang terinfeksi Covid 19 juga tidak berpatokan pada nilai CT. Selain itu nilainya juga tidak dijadikan standar masih bisa menularkan ke orang lain atau tidak..

Jadi dapat dikatakan, CT value atau nilai CT tidak dijadikan acuan untuk menentukan bebas dari masa isolasi/karantina. Jika sudah tidak bergejala dan setelah mengulang PCR hasilnya negatif, berarti sudah tidak terinfeksi Covid 19 atau sembuh.

Kriteria Sembuh WHO

Berdasarkan standar WHO terbaru, Anda bisa dinyatakan sembuh ketika tidak lagi bergejala, tanpa memerlukan konfirmasi tes swab PCR Covid 19.

Perlu tidaknya mengulang PCR, kadang diperlukan bergantung pada kebutuhan dan kasusnya.

Kriteria sembuh adalah:

  • Tanpa gejala: telah menyelesaikan isolasi mandiri 10 hari.
  • Gejala ringan – sedang: telah usai isolasi mandiri sedikitnya 10 hari, plus 3 hari tanpa gejala.
  • Bergejala berat: sudah melewati isolasi mandiri minimal 10 hari, ditambah 3 hari tanpa gejala dan 1 kali hasil negatif pada tes PCR Covid 19.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *