Berobat ke Rumah Sakit Saat Pandemi? Lakukan Ini


Berobat ke rumah sakit saat pandemi menjadi hal yang sangat menakutkan. Pasalnya banyak aktivitas yang memiliki resiko tinggi untuk tertular virus Covid 19. Dari perjalanan menuju rumah sakit hingga perjalanan pulang kembali kerumah. Sejak wabah Corona mendatangi Indonesia, kita memang sebaiknya tidak melakukan kegiatan di luar rumah. Jika memang ada sesuatu yang mengharuskan kita mendatangi RS atau faskes hanya dalam keadaan mendesak saja, terutama yang menjadi rujukan Covid-19. Hal ini karena tingkat infeksius yang tinggi di lokasi tersebut.

Namun, dari sisi pasien sendiri juga sering menjadi ragu-ragu untuk memeriksakan diri ke dokter saat menyadari ada gejala spesifik di dalam tubuh. Tentu saja, karena khawatir akan tertular Covid-19. Ternyata kekhawatiran ini juga bisa membahayakan kondisi orang tersebut.

Sebelum terlambat atau kondisinya memburuk, ada baiknya memperhatikan beberapa hal di bawah ini. Sehingga kita bisa tetap merasa aman saat periksa ke dokter atau fasilitas kesehatan yang dianjurlan.

Ke Rumah Sakit Saat Mengalami gejala spesifik

Berobat ke rumah sakit saat pandemi juga

Beberapa kondisi seperti infeksi, bahkan sakit jantung, menunjukkan gejala yang spesifik sebelum benar-benar menyerang. Misalnya sesak nafas, nyeri dada, detak jantung tak teratur, keringat dingin, mudah lelah yang tidak wajar, hingga pendarahan dan penurunan kesadaran. Jika mulai mengalami hal ini dalam 2-3 hari, sebaiknya menyegerakan untuk ke dokter atau RS terdekat. Karena munculnya gejala tersebut bisa menjadi penanda akan kondisi yang lebih serius.

Berobat ke Rumah Sakit

Ada juga beberapa situasi di mana kita sudah mencoba konsultasi dengan dokter secara online, namun lebih baikmelakukan cek lab atau periksa ke rumah sakit maupun faskes yang ada. Misalnya untuk memeriksa nyeri gigi, cek kolesterol dan gula darah dan yang lainnya. Lakukan arahan tersebut, karena meski ke RS nampak tidak aman, namun bisa jadi hal itu jauh lebih baik daripada penanganannya sudah terlambat.

Cara periksa ke dokter/RS yang aman

Berobat ke rumah sakit saat pandemi juga

Berobat ke rumah sakit saat pandemi juga harus tetap mematuhi protokol. Gunakan masker 2-3 lapis, kemudian tutup dengan face shields. Hal ini akan membantu minimalisir penyerapan udara di wilayah yang infeksius. Kemudian, usahakan untuk tidak banyak menyentuh apapun di RS. Bila memungkinkan, saat menunggu antri atau proses administrasi, kita mencari tempat yang lebih terbuka. Namun bila kurang memungkinkan, usahakan untuk menjaga jarak dengan orang lain.

BACA JUGA: Mengenal Long Covid, Gejala Sisa yang membuat Pasien Corona Dikira Menulari

Jangan tunda ke dokter atau rumah sakit dan faskes lainnya apabila kita sudah mengalami kondisi tertentu yang mencurigakan. Juga sebaiknya jangan sembarangan minum obat dan analisa mandiri kondisi tubuh kita. Konsultasikan dengan ahlinya secara online atau melalui telepon. Keterlambatan penanganan khawatirnya bisa berakibat fatal, karena bisa jadi gejala kecil atau gejala spesifik tersebut merupakan alarm akan datangnya serangan mendadak, seperti jantung dan stroke. Untuk melakukan  swab test di Jakarta dengan cara drive thru atau sambil mengemudi, saat ini sudah dapat lebih mudah di temukan. Biasanya juga pada layanan swab drive thru juga terkadang menyediakan PCR test.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *