7 Tanda-tanda Covid yang Sering Tidak Disadari


Saat ini virus Covid semakin meluas dan pasien positifnya pun kian meningkat. Namun ternyata, tidak semua pasien positif mengalami tanda-tanda Covid.

Terlebih virus ini memberi efek yang sekilas seperti penyakit flu biasa. Itulah mengapa, banyak sekali pasien tanpa gejala yang tidak sadar menjadi penyebar virus tersebut.

Sebagai langkah antisipasi dan upaya pemutusan rantai penyebaran Covid, maka akan lebih baik jika Anda mulai mengenali tanda-tanda apa saja yang harus segera diwaspadai. 

Semakin cepat Anda menyadari tanda-tanda telah terinfeksi virus ini, maka akan lebih mudah melakukan penangan yang tepat tanpa harus menginfeksi orang sekitar. 

Berikut ini telah kami rangkumkan beberapa tanda-tanda Covid yang sering kali tidak disadari oleh penderitanya. 

Tanda-tanda Covid yang Kerap Tidak Disadari oleh Penderita

Pada dasarnya, ketika Anda terinfeksi oleh virus Covid maka di hari pertama sudah bisa diidentifikasi gejala atau tanda-tandanya.

Namun, tidak sedikit juga yang justru tidak mengalami gejala apapun di awal dan justru mereka baru mengalami tanda-tanda Covid di hari kelima hingga seterusnya.

Meski gejala Covid mirip dengan flu, akan tetapi terdapat gejala spesifik yang menjadi pembeda dari keduanya. Berikut ini di antaranya: 

  • Flu Berat Disertai Gejala Lain

Tanda-tanda yang dianggap sepele sehingga tidak disadari jika itu adalah Covid adalah ketika Anda mengalami flu berat.

Ilustrasi Flu Berat
[Sumber gambar]
Namun, berbeda dengan flu biasa, biasanya ketika sudah terinfeksi Covid Anda juga akan sesak napas, mual, diare, muntah, demam dan juga nyeri di seluruh tubuh dalam waktu lebih dari tiga hari bahkan seminggu.

Sementara untuk flu biasa, semua gejala di atas biasanya akan dialami secara bertahap dan tidak terlalu lama. 

  • Batuk Kering Berkepanjangan

Tanda-tanda Covid yang kerap tidak disadari lainnya yaitu pada saat Anda menderita batuk kering berkepanjangan. 

Padahal, pada saat Anda mengidap flu biasa tentu batuk kering kemudian akan bertahap menjadi batuk berdahak.

Ilustrasi batuk kering
[Sumber gambar]
Sementara pada Covid, batuk kering bisa berlangsung hingga 2-3 minggu setelah terdiagnosa positif. 

Jadi, ketika Anda batuk kering lebih dari satu minggu, maka mulailah membatasi interaksi dan melakukan tes sebelum secara tidak sengaja menyebarkan virus Covid kepada orang-orang sekitar. 

  • Kehilangan Kemampuan Indera Pengecap juga Penciuman

Pada gejala yang berikut ini, memang tidak dialami oleh seluruh pasien positif Covid. Terlebih lagi, hal ini juga menjadi gejala umum pada flu biasa. 

Oleh karena itulah, hampir tidak ada yang menyadari jika ia terinfeksi Covid ketika mengalami gejala ini. 

Gejala ini juga bisa berlangsung bahkan usai berbulan-bulan seseorang pulih dari infeksi virus tersebut. Jadi, perlu dilakukan tes lanjutan untuk memastikan ketika mengalami tanda-tanda ini. 

  • Tiba-tiba Sesak Napas

Bagi Anda yang tidak memiliki riwayat penyakit asma atau sesak nafas, tetapi tiba-tiba mengalami gejala ini maka patut waspada. 

Bisa jadi hal tersebut dikarenakan adanya peradangan pada paru-paru akibat infeksi Covid. Gangguan organ pernapasan ini bisa berakibat fatal. 

Oleh sebab itu, terinfeksi Covid ataupun tidak, ketika mengalaminya maka segera hubungi dokter terdekat. Dengan begitu Anda bisa mendapat penanganan yang tepat sebelum terlambat.

  • Sakit Kepala Hebat

Jika sebelumnya Anda tidak pernah diganggu sakit kepala hebat atau mengkonsumsi pereda nyeri secara terus menerus tetapi sakit kepala itu datang berulang, saatnya untuk waspada. 

Meski bukan gejala yang umum diidentikkan dengan Covid, akan tetapi banyak pasien positif yang mengalami hal ini. 

Ilustrasi sakit kepala
[Sumber gambar]
Setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan, penyebab sakit kepala akut yang datang berulang juga bagian dari efek infeksi virus Covid tersebut. 

Minimnya gejala ini disebutkan, menjadi alasan mengapa seseorang tidak sadar jika sudah terinfeksi Covid saat mengalami tanda-tanda ini. 

  • Lelah dan Tidak Fokus

Tanda-tanda Covid yang juga sering tidak disadari penderita ialah pada saat mudah lelah dan kesulitan untuk fokus. 

Penurunan daya tahan tubuh, membuat Anda mudah merasa lelah serta sulit berkonsentrasi. Apabila hal ini berlangsung cukup lama, bisa disimpulkan jika virus Covid tengah menginfeksi tubuh dan bertahan di sana. 

Solusinya, konsumsi suplemen, minuman herbal juga makanan bergizi yang mampu meningkatkan imun diri. 

Maksimal tunggu sampai satu minggu, jika tidak membaik maka bisa segera melakukan tes lanjutan untuk memastikan, agar bisa dilakukan penanganan. 

Selain menjaga asupan nutrisi dan cairan dalam tubuh, pastikan juga Anda cukup beristirahat dan membatasi interaksi, serta menjalankan protokol kesehatan yang diberlakukan. 

Bagaimanapun, infeksi virus bisa terjadi di mana saja tanpa kita duga. Banyaknya aktivitas dan kurang istirahat, dapat dengan cepat menurunkan imunitas. 

Pada saat kondisi tubuh tidak fit, di situ virus akan lebih mudah masuk dan kita tidak akan sadar karena menganggap hanya sekedar kelelahan. 

  • Keluhan yang Sama dalam Jangka Waktu Lama

Apabila Anda belakangan merasakan gejala yang sama dan tidak kunjung mereda, maka bisa mulai melakukan pemeriksaan atau melakukan tes kesehatan. 

Pada cuaca dingin memang beberapa orang bisa mudah masuk angin atau meriang. Namun jika sampai lebih dari tiga hari dengan berbagai tindakan tidak membaik, saatnya mewaspadai. 

Bisa saja hal itu mengindikasikan adanya virus Covid yang tengah bersarang dalam tubuh Anda. 

Jika tidak segera ditangani, tentu akan membahayakan diri sendiri juga orang lain yang Anda ajak berinteraksi. 

Pada beberapa kasus positif Covid, ada yang mengeluh masuk angin tidak kunjung sembuh. Ada pula yang merasakan nyeri tulang di sekujur tubuh ataupun nyeri di bagian dada. 

Hal ini bahkan juga dikeluhkan oleh sebagian pasien yang dinyatakan sudah pulih dari infeksi Covid. Jadi, jangan abai terhadap keluhan sekecil apapun dari tubuh Anda, terlebih jika berlangsung cukup lama. 

Nah, dari beberapa pernyataan di atas tentu bisa kita ambil pelajaran. Bahwasanya tubuh akan memberi reaksi abnormal, ketika terdapat virus yang menyerang. 

Oleh karena itu, lebih kenali lagi tubuh Anda dan lakukan pencegahan sedini mungkin. Baik dari asupan yang masuk ke dalam tubuh, maupun penerapan protokol kesehatan selama beraktivitas. 

Jangan ragu untuk memeriksakan diri jika memang merasa ada yang salah dengan kondisi tubuh Anda. Semakin cepat tanda-tanda Covid terdeteksi, akan lebih mudah diatasi. 

BACA JUGA: 6 Gejala Omicron pada Pasien yang Sudah Mendapat Vaksin, Waspadalah!

GSI bisa jadi pilihan untuk Anda yang ingin melakukan test Swab atau PCR. Tak hanya itu, Anda juga bisa berdonasi untuk memberikan Swab dan PCR gratis kepada saudara kita yang membutuhkan. Donasi bisa melalui link ini dan bisa juga di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *